Kami tidak hanya melayani rental mobil harian, tetapi juga mingguan dan bulanan. Kendaraan yang kami sediakan adalah keluaran terbaru dengan berbagai merek dan type, seperti Innova, Toyota Avanza, Kijang LGX, Mitsubishi Kuda dan sebagainya. Bila anda datang dari luar Sumbar dan butuh dijemput ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kami juga dengan senang hati menjemput dan mengantar kembali ke bandara, jam berapapun anda inginkan. Itu semua adalah bentuk pelayanan dari kami.
Hayo, tunggu apalagi. Hubungi kami segera ke (0751) 7859550, Faks. (0751) 36881.
Anda juga bisa kontak langsung ke 08126618033 atau 085669147273. Atau anda ingin komunikasi melalaui email? Kirim pesan anda ke email kami; dhilla_rental@yahoo.co.id Apapun keinginan anda, akan kami layani demi kepuasan anda.
Kami akan datang dengan senyum menjemput dan mengantar kemanapun tujuan anda. Keselamatan anda selalu kami utamakan.
Manager
ADE
-
“Bakaua ka Tabek”, Potensi Wisata Sijunjung yang Terpendam
Acara Adat ”Bakaua ka Tabek” di Nagari Sijunjung yang sepanjang tahun dilaksanakan masyarakat setelah panen padi usai, merupakan salah satu asset wisata budaya yang sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi, kabupaten Sijunjung cukup minim dengan agenda pariwisata, baik objek wisata alam maupun agenda wisata lainnya.
Jika kegiatan Bakaua ka Tabek ini mendapat sentuhan serius dari Pemda serta pelaku wisata setempat, tidak menutup kemungkinan Sijunjung menjadi salah satu daerah tujuan wisata lokal maupun internasional.
Salah seorang putra Sijunjung, Drs. Hasrul Piliang, MSi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang mengakui, acara babakua ka tabek merupakan acara masyarakat yang sangat menarik di daerah kelahirannya tersebut. Jika pelaksanaannya kedepan lebih dikemas dengan baik dan dikenal masyarakat luar, kegiatan tersebut bisa meriah seperti kegiatan masyarakat di daerah lain yang mengundang pengunjung datang ke daerahnya, seperti acara hoyak tabuik di Pariaman.
Bakaua ka Tabek intinya yaitu upacara adat membayar haul ke lokasi Tabek di Jorong Koto Ranah setelah masa panen dan turun ke sawah segera dimulai. Senin (20/7) sore, Pulau Bali telah membuktikan jika dikemas dengan baik secara profesional, pelaksanaan acara lebih semarak dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Acara ini sangat perlu kita kemas dengan dan kita tingkatkan promosi ke luar daerah, sehingga pelaku wisata local dan internasional juga tahu masyarakat Sijunjung juga punya kegiatan besar yang sangat menarik dan mengandung nilai budaya,” sebut Hasrul, tokoh muda Sijunjung yang hadir memenuhi undangan Kerapatan Adat Nagari Sijunjung dalam acara Bakaua ka Tabek tersebut, Senin sore tersebut.
Bakaua ka Tabek yang diadakan oleh Ninik Mamak dan masyarakat Sijunjung itu ibarat intan yang sudah muncul dari dalam tanah. Tinggal membenahi sedikit saja, sudah dapat menjadi kalender wisata yang menjanjikan di Kabupaten Sijunjung.
”Iring-iringan Bundo Kanduang dan Ninik Mamak dengan pakaian kebesaran dan diramaikan musik talempong, dari Balai Adat sekitar 1 KM ke lokasi Tabek (empangan air), dan makan bajamba yang dimulai dengan pidato adat, sudah satu tampilan yang sangat bagus, apalagi nantinya dilengkapi dengan penampilan kesenian dan olahraga tradisi yang banyak di nagari Sijunjung dan nagari sekitarnya,” jelas Hasrul yang juga Dosen Universitas Negeri Padang itu.
Menurut dia, pembenahan yang perlu dikemas ke depan adalah, acara bakaua di tabek tersebut dilengkapi dengan kompetisi salawat dulang misalnya, tari silat pedang, lomba tari piriang, lomba berpantun adat, dan sarana hiburan semacam buayan kaliang (komidi putar) dan lain sebagainya. Apalagi lokasi Tabek itu, berada di kawasan perkampungan adat yang akan menjadi Binaan Propinsi, yakni Jorong Koto Ronah, jorong tempat berdirinya puluhan Rumah Gadang di Sijunjung.
Hasrul Piliang yang menambahkan, di samping prosesi acara adat, Kabupaten Sijunjung juga kaya potensi pariwisata lainnya seperti di kawasan Nagari Silokek, Sisawah, Sumpur Kudus, Solok Ambah dan wisata hutan di Nagari Paru, Aie Angek, dan di nagari Kandang Baru, serta kawasan lainnya. (vid)



















0 komentar: